RESUME PKKMB DAY 2

 


Pentingnya keseimbangan antara kreativitas, empati, dan teknologi. Dalam “Kuadran Era AI”, ditunjukkan bahwa penggunaan AI yang efektif harus disesuaikan dengan kebutuhan tugas, apakah membutuhkan empati, kreativitas, atau optimalisasi teknis. Peran terbaik terjadi ketika manusia bekerja sama dengan AI (Human + AI) untuk tugas-tugas strategis dan manusiawi. Selanjutnya, dijelaskan Prinsip 5A sebagai pedoman etika digital yang meliputi: Adab (etika dalam berpikir dan bertanya secara digital), Amanah Data (melindungi data pribadi), Akurasi (verifikasi informasi, terutama di bidang penting seperti kesehatan), Akuntabilitas (transparansi dalam penggunaan AI dan batas-batasnya), serta Akses (memastikan teknologi inklusif dan tidak diskriminatif). Prinsip ini menekankan bahwa penggunaan AI bukan sekadar soal teknis, tetapi juga tanggung jawab sosial dan moral. Terakhir, materi ini memperkenalkan tiga jalur karier utama di era AI: Builder (mengembangkan solusi teknologi dari ide ke prototipe), Analyst (mengolah data dengan tools seperti spreadsheet, SQL, hingga machine learning ringan), dan Communicator (menyampaikan literasi AI, etika, dan pelayanan publik). Semua jalur ini harus ditopang oleh akhlak, adab ilmiah, dan kepedulian sosial, agar teknologi benar-benar memberi manfaat bagi umat manusia.

 

Edukasi antikorupsi yang komprehensif, dimulai dari pemahaman tentang dampak korupsi terhadap negara, masyarakat, dan masa depan generasi bangsa. Dijelaskan bahwa korupsi tidak hanya merugikan negara secara ekonomi, tetapi juga merusak sumber daya manusia (SDM), memperparah kemiskinan, merusak infrastruktur, dan menghancurkan harapan masyarakat, terutama generasi muda. Berdasarkan konvensi PBB melawan korupsi (UNCAC) dan UU No. 7 Tahun 2006, korupsi disebut telah merusak proses demokrasi, melemahkan hukum, menurunkan kualitas hidup, serta membuka ruang bagi berkembangnya kejahatan lain. Data juga menunjukkan bahwa tindak pidana korupsi di Indonesia dilakukan oleh berbagai profesi — termasuk pejabat pemerintahan, anggota DPR, hakim, jaksa, bahkan pengusaha — dengan modus paling dominan berupa suap dan penyalahgunaan anggaran. Materi ini juga mengajak mahasiswa untuk mengenali bentuk-bentuk korupsi dalam kehidupan kampus seperti menyontek, titip absen, plagiat, gratifikasi ke dosen, mark up anggaran proposal, hingga penyalahgunaan dana beasiswa. Selain mengedukasi soal korupsi, materi ini juga menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui budaya antre, sebagai wujud dari disiplin, menghormati hak orang lain, hidup teratur, rasa malu, dan kejujuran. Seluruh nilai ini menjadi dasar penting dalam membangun integritas pribadi yang kuat agar mahasiswa mampu menjadi agen perubahan dan pelopor antikorupsi di lingkungan masyarakat.

 

Media sosial adalah alat yang sangat kuat—dapat memberi manfaat besar, namun juga berpotensi merusak jika tidak digunakan dengan bijak. Mahasiswa sebagai generasi muda harus mampu: Membatasi waktu penggunaan, tentukan jam-jam tertentu untuk tidak menggunakan ponsel, seperti saat makan, waktu belajar, atau sebelum tidur, hal ini dapat membantu kamu fokus dan menghindari kecanduan digital. Digital Detox, Lakukan puasa media sosial secara berkala, misalnya 1-2 hari tanpa membuka aplikasi sosial media. Rasakan manfaatnya seperti pikiran yang lebih tenang, waktu yang lebih produktif, dan kesehatan mental yang lebih baik.

Jangan Terjebak Standar "Sempurna" di Media Sosial, jangan bandingkan realitas hidupmu dengan highlight orang lain. Membandingkan diri dengan orang lain bisa menyebabkan rasa tidak percaya diri, iri hati, dan bahkan kecemasan. Fokuslah pada perkembangan diri sendiri.

Gunakan Media Sosial untuk Inspirasi, jadikan media sosial sebagai tempat mencari ide, semangat, dan motivasi, bukan sebagai sumber tekanan atau alat untuk merendahkan diri sendiri.

Etika dan keamanan digital pikirkan dampaknya segala hal yang kamu unggah di internet akan meninggalkan jejak digital dan bersifat permanen. Saring terlebih dahulu sebelum sharing, jangan langsung percaya dan menyebarkan informasi tanpa verifikasi. 


MEDIA SOSIAL

https://unusa.ac.id/

-web fakultas kedokteran 

http://fk.unusa.ac.id/

-Facebook

https://www.facebook.com/unusaofficialfb

-Instagram

https://www.instagram.com/unusa_official?igsh=ZG5hMjZ0bWg4ZHQ4

-Youtube

https://youtube.com/@unusa_official?si=J9yNC_fY8iDLEqV5

-Tiktok

https://www.tiktok.com/@unusa_official?_t=ZS-8zIeaezDVH6&_r=1

-Twitter

https://x.com/unusa_official?t=1ybpsO2xxgK76b2UPyIO7w&s=08 

link teman : https://finafaiqaizzihny.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Kedokteran Unusa Raih Akreditasi Unggul dan Miliki 3 Rumah Sakit Sendiri untuk Praktik Mahasiswa

RESUME MATERI PKKMB DAY 1